Selasa, 04 September 2012

Band Hardcore Legendaris






Bad Brains: Band Hardcore Legendaris yang Anti-Gay


Siapa yang tidak kenal Bad Brains? Band hardcore/punk/reggae legendaris yang lahir dari kota Washington DC pada tahun 1977 ini sudah dikenal oleh seluruh pecinta hardcorepunk di seluruh dunia. Band ini sudah pernah merilis 8 album, 2 EP, 4 live album, mengikuti 2 kompilasi, DVD live di CBGC tahun 1982 dan puluhan single. Selain itu  mereka telah melewati ratusan show sepanjang masa eksis mereka dari tahun 1997 hingga beberapa tahun terakhir mereka melakukan reuni kembali. Selain karena pengalamannya yang cukup lama di scene hardcore punk Washington DC, band ini punya keunikan dimana seluruh personelnya kulit hitam, dan dalam musik mereka terdapat pengaruh funk yang kental.
Sikap Anti-Gay dan Konfrontasi dengan MDC
Bad Brains pernah melakukan tour nasional pada tahun 1982 bersama MDC (Millions of Dead Cops), sama-sama band legendaris yang juga mengusung hardcorepunk. Ketika itu mereka sampai di kota Austin, setelah mereka show di Houston. Pada saat show di Austin, sebuah band bernama Big Boys manggung sebelum Bad Brains. Setelah mengetahui bahwa ternyata vokalis Big Boys adalah gay, vokalis Bad Brains, H.R., menolak untuk tampil dengan menggunakan microphone yang sama dengan yang dipakai oleh vokalis Big Boys. Kejadian ini membuat Bad Brains berkonflik dengan MDC yang kebetulan ikut melakukan tour bersama mereka.
Dave Dictor, vokalis MDC yang juga sahabat band Big Boys langsung menyerang Bad Brains yang dianggapnya homophobic dan memutuskan berhenti melanjutkan tour bersama mereka. Namun sikap H.R. tetap saja bersikap keras, dia meninggalkan memo berisi cacian terhadap Big Boys sebelum Bad Brains meninggalkan Austin, yang isinya “All gay people are blood-clot faggots and they should be put to death.”[1]
Statement dengan nada yang sama juga ditemukan dalam sebuah rekaman video yang beredar di internet, terdengar jelas H.R. mengatakan “…I do say unity, but for all people, not for all faggots.[2] Meskipun video tersebut adalah rekaman yang diambil lebih dari 20 tahun yang lalu dan tuduhan bahwa mereka anti-gay dibantah sendiri oleh Deryl Jenifer (sang basis-red) dalam suatu interview yang dilakukan redaktur  punknews.org[3], itu semua tetap saja tidak cukup menepis fakta tentang hal-hal yang dilakukan H.R., sang vokalis yang beberapa kali terbukti menyerang gay dengan statemen-statemennya.
Meski Anti-Gay Tapi Tetap Disukai Para Scenester Hardcore/Punk Diseluruh Dunia
Sikap Bad Brains yang sangat keras terhadap Gay ternyata tidak menjadikan para penggemarnya mengerutkan kening. Meski semua orang tahu respon H.R. yang diskriminatif terhadap Big Boys itu sangat bertentangan dengan semangat yang diusung dalam anarkisme dan punk, tetap saja itu tidak mempengaruhi mereka mencintai karya-karya Bad Brains.
Hal ini terbukti  Bad Brains juga sudah menginspirasi puluhan bahkan ratusan band-band lain diseluruh dunia selama ini. Tidak sedikit yang pernah meng-cover lagu-lagu mereka untuk dinyanyikan saat show maupun rekaman dimasukkan kedalam rilisan-rilisan. Seperti Redemption 87, Buzzkill, juga John Crusciante yang meng-cover “Big Takeover”,ada  Shai Hulud “Fearless Vampire Killers”, The Urge dan Sepultura yang meng-cover “Gene Machine”, No Doubt “Sailin’ On”, Snapcase “I”, Boy Sets Fire “I Against I”, begitu juga Massive Attack, Cave, 311, Skinlab, Skankin’ Pickle, Ignite, Elf Power, Bollweevils, Deftones, Moby, Vision of Desorder, Hatebreed, Entombed, serta masih puluhan band lainnya dari mulai band hardcore, metal, sampai pop. Bahkan band anarkis lokal asal Bandung seperti Milisi Kecoa pun juga meng-cover lagu Bad Brains berjudul “Attitude” dalam albumnya “Kalian Memang Menyedihkan” yang dirilis pada tahun 2010 lalu.
Sikap Muslim dan Sikap Bad Brains tentang Homoseksual
Menyikapi perilaku homoseksual di dalam Islam sangatlah tegas. Hukum Islam mengharamkan secara mutlak setiap perilaku seksual sesama jenis. Dan hal ini sudah final. Tidak akan pernah berubah menjadi mubah atau bahkan halal hanya karena alasan hak asasi atau alasan-alasan bernada ‘kemanusiaan’. Islam begitu tegas karena memang perilaku homoseksual bukanlah bawaan sejak lahir, namun murni berasal dari dorongan hawa nafsu yang tidak terkendali. Semakin dorongan itu dibiarkan atau bahkan dipupuk, maka semakin besar pula hawa nafsu seseorang ‘calon gay’ menjadi ‘real gay’. Maka selamanya tidak akan pernah dibenarkan jika ada yang berstatemen bahwa Allah Swt tidak mungkin menzhalimi hamba-Nya, lalu mengatakan “Allah yang mentakdirkan saya gay, mana mungkin Allah kemudian menyiksa saya?” ini benar-benar fitnah atas nama Allah Swt.
Ketegasan sikap Islam terhadap gay tentu agak sedikit berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Bad Brains. Perbedaan yang paling mendasar adalah pada niat. Muslim yang baik adalah muslim yang mampu membenci apapun yang Allah Swt benci, dan mencintai apapun yang Allah Swt cintai. Kita membenci gay bukan karena homophobia tanpa alasan logis, namun karena satu alasan: Allah Swt membenci homoseks!
Kedua, perbedaannya terletak pada cara Islam merespon. Kita membenci perilaku homoseksual bukan dengan cara memaki-maki mereka dengan kata-kata kotor, tapi melalui berbagai metode dan tahapan. Tapi tentu cara menghadapi teman kita sendiri yang ada kecenderungan gay dengan cara kita menghadapi Irshad Manji yang memiliki tingkat “keberbahayaan” yang berbeda pasti ada perbedaannya.
Namun diantara kedua perbedaan tersebut, ada dua hal pula yang bisa kita petik dari sikap Bad Brains tersebut. Hal tersebut adalah: “militansi” dan “ketegasan”. Memiliki suatu prinsip yang kita yakini benar harus kita amalkan dalam sebuah aksi yang militan. Jangan mudah mentolerir hal-hal yang sudah pasti dan jelas hukumnya. Selain itu ketegasan juga sangat dibutuhkan dalam memilih mana yang haq dan mana yang bathil. Keduanya tidak akan tercampur, kecuali kita sendiri yang tidak tegas dalam memilihnya. Muslim yang baik adalah mereka yang tegas dalam memutuskan “homoseksual itu haram! Titik!”. Wallahu a’lam.[]

Minor Therat Biografi

Minor Threat adalah definitif Washington, DC, band hardcore punk, pengaturan gaya bagi gerakan punk lurus tepi awal '80-an. Dipimpin oleh vokalis Ian MacKaye, band ini kukuh independen dan sangat mabuk. Melalui lagu-lagu mereka, kelompok menolak obat-obatan dan alkohol, yang didukung anti kemapanan politik, dan memimpin panggilan untuk kesadaran diri. Setiap lagu itu cepat, tajam, dan mematikan, sering clocking in di hanya sekitar satu menit. Kecepatan dan amarah sering menyembunyikan melodi mereka cukup menarik, tetapi fungsi utama band itu untuk melampiaskan kemarahan. Selama tiga tahun, Minor Threat merilis dua EP, satu album, dan beberapa single, yang semuanya cukup populer di kalangan underground punk Amerika. Catatan mereka dan konser membantu menelurkan tepi lurus, gaya hidup punk Amerika berdasarkan ideologi intens kelompok, bersih-hidup. Menyusul pembubaran Minor Threat, Fugazi MacKaye terbentuk, yang menjadi salah satu band indie rock lebih populer Amerika akhir '80-an dan 90-an.

Asal-usul terletak Minor Threat dalam idles Remaja, band pertama Ian MacKaye itu.MacKaye membentuk idles Remaja saat ia menghadiri Wilson High School di Washington, DC, dan setelah ia lulus pada tahun 1980, ia mendirikan label rekaman Dischord dengan maksud memadamkan catatan kelompoknya melalui label. Tak lama setelah lulus, idles Remaja telah rusak dan MacKaye telah terbentuk Minor Threat dengan mantan drummer Jeff Nelson idles, Pemerintah Isu mantan bassis Brian Baker, dan gitaris Lyle Preslar. Pada akhir tahun, Minor Threat telah merilis single "Minor Threat" dan "Straight Edge", dan telah memainkan banyak konser di sepanjang Pantai Timur. Sepanjang 1981, mereka mengikuti pola yang sama, bermain banyak konser dan merilis 7 "single. Tahun itu, mereka juga merilis dua EP, Minor Threat dan In My Eyes, baik yang disusun single mereka.

Pada tahun 1982, bassist Baker telah meninggalkan dan digantikan oleh Steve Hansen; Baker kemudian memainkan dengan Meatmen, Junkyard, dan Dag Nasty. Dengan Hansen di papan, kelompok tercatat hanya mereka full-length album, Keluar dari Langkah. Setelah rilis 1983, album menjadi populer dalam Ancaman bawah tanah dan Minor yang menjadi bintang alternatif, yang tidak duduk dengan baik dengan MacKaye.Pada akhir tahun, ia putus band. MacKaye dan Nelson terus berjalan Dischord, yang tumbuh baik ke 90-an. Pasangan ini juga bermain bersama di band lain, Egg Hunt.Menyusul pembubaran Egg Hunt, Nelson bermain dengan berbagai band - termasuk Tiga dan Senator Flux - sebelum mencurahkan energi untuk Dischord berjalan.MacKaye bermain dengan Embrace, Skewbald, dan Pailhead sebelum membentuk Fugazi, yang dilakukan pada estetika, jika tidak suara, dari Minor Threat. Stephen Thomas Erlewine, Rovi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri Populer