Arti
PUNK DAN MUSIKNYA
Menurut
Saya ::
Punk
bicara tentang kebersamaan yang membuat kita bersatu dan kuat .
Punk
bicara tentang kebebasan, kontrol diri tanpa norma yang menjerat .
Itu
salah satu lirik lagu band Punkrock dari jakarta yang di bawah oleh Bunga
Hitam. Banyak masyarakat yang menganggap Punk itu tidak lain dengan Preman,
Tukang mabok, Sampah, dan lain sebagai nya. Tapi mereka salah, Punk punya
komunitas tersendiri yang anti penidasan, anti di kekang, dan anti kemapanan.
Banyak orang yang mengaku sok Punk tanpa tahu dan mengerti arti Punk itu
sendiri.
Punk
bukan hanya musik, bukan fashion semata, tapi Punk adalah gaya hidup yang
mempunyai idealisme sendiri. Perjalanan Punk bukan lah tanpa tujuan, dengan
keberadaan nya yang terbukti, kecil namun tetap berarti.
Kenapa
yah Musik Punk tdak bisa di terima di Indonesia ??

Menurut
saya, anti kemapanan di sini mengartikan salah satu contoh nya dengan mereka
berekspresi dan berkarya di musik-musik mereka, mereka tidak mau mengikuti
label-label besar yang ada di indonesia. Mengapa? karena KEBEBASAN yang mereka
junjung. Dengan tidak masuk nya pada label-label besar, meraka bisa selama nya
bebas berkarya tanpa ada nya peraturan-peraturan untuk mengejar harga jual
pasar rekaman atau daya ledak rekaman.
Mungkin di Negara lain banyak band Punkrock yang nama nya melejit serta mapan,jangan salah! Mereka di sana punya label sendiri dan memasarkan nya di komunitas Punker lain nya, atau penikmat musik Punkrock itu sendiri.
Mereka melakukan nya dengan satu sistem yang mereka tanam dalam pendirian nya, yaitu DO IT YOURSELF !!
Mungkin di Negara lain banyak band Punkrock yang nama nya melejit serta mapan,jangan salah! Mereka di sana punya label sendiri dan memasarkan nya di komunitas Punker lain nya, atau penikmat musik Punkrock itu sendiri.
Mereka melakukan nya dengan satu sistem yang mereka tanam dalam pendirian nya, yaitu DO IT YOURSELF !!
Musik
Punk itu berbicara tentang sosial, yang mengejek para wakil para rakyat yang
gak becus, maling besar juga (Koruptor) tidak luput menjadi bahan ocehan para
anak Punk, tapi mereka luapin semua nya dengan lagu mereka, dengan alunan musik
keras dan vokal angry
voice.
STYLE
BUKAN LAH SEGALANYA

Kita
semua pasti pernah melihat sekelompok anak-anak berumur 14-18 tahun yang
berkeliaran di lampu merah, halte, gang senggol, dan tempat-tempat lainnya yang
biasa dijadikan tempat nongkrong anak-anak yang bergaya ala Punk.
berpakaian serba hitam, rambut mowhawk dan atau camuri (cakar muka sendiri), celana ketat serta bau minuman anggur (alkohol) yang harganya “ceban”. Awalnya kelompok ini hanya terdapat pada anak-anak band yang mengikuti inspirator mereka dalam bermusik, akan tetapi gaya ala punk ini sudah memasuki gaya hidup ABG sekarang ini.
keberadaan mereka belakangan ini sangat meresahkan karena sering melakukan pemalakan, ngamen secara paksa di dalam angkot-angkot dan sering membuat keributan.
mirisnya lagi, mereka bergaya ala Punk akan tetapi tidak tahu arti Punk itu sendiri dan tidak tahu pula sejarah dan asal muasalnya. Yang mereka tahu Punk adalah anak gaul, anak band, pemberani dll.
ini juga akan menjadi ancaman bagi komunitas Punk yang sebenarnya yang nantinya akan dapat merubah stereotip masyarakat terhadap Punk itu sendiri, yang padahal apabila kita telusuri Komunitas Punk yang sebenarnya jauh dari sikap dan sifat anak-anak yang bergaya ala Punk “ikut-ikutan” ini.
ini sudah salah kaprah dalam pemaknaan dan implementasinya.
dan juga hal ini tidak lepas dari kelalaian orang tua yang kurang memperhatikan anak-anak mereka yang seharusnya masih harus belajar di bangku sekolah…Anak-anak yang ikut- ikutan bergaya ala Punk ini bukan hanya laki-laki tapi tak sedikit diantara mereka terdapat anak-anak perempuan.
berpakaian serba hitam, rambut mowhawk dan atau camuri (cakar muka sendiri), celana ketat serta bau minuman anggur (alkohol) yang harganya “ceban”. Awalnya kelompok ini hanya terdapat pada anak-anak band yang mengikuti inspirator mereka dalam bermusik, akan tetapi gaya ala punk ini sudah memasuki gaya hidup ABG sekarang ini.
keberadaan mereka belakangan ini sangat meresahkan karena sering melakukan pemalakan, ngamen secara paksa di dalam angkot-angkot dan sering membuat keributan.
mirisnya lagi, mereka bergaya ala Punk akan tetapi tidak tahu arti Punk itu sendiri dan tidak tahu pula sejarah dan asal muasalnya. Yang mereka tahu Punk adalah anak gaul, anak band, pemberani dll.
ini juga akan menjadi ancaman bagi komunitas Punk yang sebenarnya yang nantinya akan dapat merubah stereotip masyarakat terhadap Punk itu sendiri, yang padahal apabila kita telusuri Komunitas Punk yang sebenarnya jauh dari sikap dan sifat anak-anak yang bergaya ala Punk “ikut-ikutan” ini.
ini sudah salah kaprah dalam pemaknaan dan implementasinya.
dan juga hal ini tidak lepas dari kelalaian orang tua yang kurang memperhatikan anak-anak mereka yang seharusnya masih harus belajar di bangku sekolah…Anak-anak yang ikut- ikutan bergaya ala Punk ini bukan hanya laki-laki tapi tak sedikit diantara mereka terdapat anak-anak perempuan.
Sebenarnya
Punk ini merupakan pemberontakan dari anak-anak kelas pekerja yang tidak puas
akan sistem politik dan ekonomi yang diterapkan oleh pemerintah karena
menyebabkan pengangguran dan juga terjadinya krisis moral, Punk ini juga
dijadikan sebagai Ideologi dan aliran musik yang bernuansa sosial, politik,
budaya, bahkan agama,,,
KOMUNITAS
PUNK

Banyak
yang mengartikan punk itu adalah Pemuda Urakan Namun Kreatif, sebenarnya kata
punk itu muncul pertama kali di Inggris dari sebuah karya Williams Shakespeares
yang berjudul , The Marriage of Lady Windsor .Sebagai sub-kultur, Punk
berkembang sekitar tahun 80-an . Punk sebagai gerakan mengunggulkan rasa
toleransi dan kebebasan. Punk, sebagai pemula, yang pertama meneriakkan
ketidakadilan dan perlawanan terhadap sistem yang korup, anak-anak kelas
pekerja ini dengan segera merambah Amerika yang mengalami masalah ekonomi dan
keuangan yang dipicu oleh kemerosotan moral oleh para tokoh politik yang memicu
tingkat pengangguran dan kriminalitas yang tinggi. Punk berusaha menyindir para
penguasa dengan caranya sendiri, melalui lagu-lagu dengan musik dan lirik yang
sederhana namun terkadang kasar, beat yang cepat dan menghentak.
Banyak yang menyalahartikan punk sebagai glue sniffer dan perusuh karena di Inggris pernah terjadi wabah penggunaan lem berbau tajam untuk mengganti bir yang tak terbeli oleh mereka. Banyak pula yang merusak citra punk karena banyak dari mereka yang berkeliaran di jalanan dan melakukan berbagai tindak kriminal.
Banyak yang menyalahartikan punk sebagai glue sniffer dan perusuh karena di Inggris pernah terjadi wabah penggunaan lem berbau tajam untuk mengganti bir yang tak terbeli oleh mereka. Banyak pula yang merusak citra punk karena banyak dari mereka yang berkeliaran di jalanan dan melakukan berbagai tindak kriminal.
Punk
lebih terkenal dari hal fashion yang dikenakan dan tingkah laku yang mereka
perlihatkan, seperti potongan rambut mohawk ala suku indian, atau dipotong ala
feathercut dan diwarnai dengan warna-warna yang terang, sepatu boots, rantai
dan spike, jaket kulit, celana jeans ketat dan baju yang lusuh, anti kemapanan,
anti sosial, kaum perusuh dan kriminal dari kelas rendah, pemabuk berbahaya
sehingga banyak yang mengira bahwa orang yang berpenampilan seperti itu sudah
layak untuk disebut sebagai punker.
Punk
juga merupakan sebuah gerakan perlawanan anak muda yang berlandaskan dari
keyakinan we can do it ourselves. Penilaian punk dalam melihat suatu masalah
dapat dilihat melalui lirik-lirik lagunya yang bercerita tentang masalah
politik, lingkungan hidup, ekonomi, ideologi, sosial dan bahkan masalah agama.
Pada
umumnya masyarakat Indonesia biasa menilai anak punk adalah anak yang tidak
terurus,dan masyarakat juga menyebut punk itu adalah kriminalis karna banyak
anak punk yang menyelewengkan arti punk tersebut seperti
mencuri,memalak,mabuk-mabukan..
Menurut saya punk
adalah pilihan hidup,banyak yang saya dapat dari punk seperti arti kehidupan
dan arti persahabatan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar